KabarIndonesia.id — Tim nasional Indonesia menutup kiprah mereka di babak ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kekalahan telak 0-6 dari Jepang, dalam laga yang berlangsung di Stadion Suita, Prefektur Osaka, Selasa (11/6).
Meski tak menurunkan skuad terbaiknya, Jepang tetap tampil dominan. Statistik mencatat penguasaan bola mereka mencapai 71 persen, dengan 22 tembakan—enam di antaranya berbuah gol. Daichi Kamada (15’, 45+5’), Takefusa Kubo (19’), Ryoya Morishita (55’), Shuto Machino (58’), dan Mao Hosoya (80’) masing-masing mencatatkan nama di papan skor.
Sebaliknya, Indonesia benar-benar kehilangan kendali permainan. Tim Garuda hanya mencatatkan 29 persen penguasaan bola dan tak sekalipun menciptakan tembakan selama 90 menit.
Pertahanan Indonesia sejatinya sempat solid dalam 10 menit awal. Namun tekanan beruntun dari tim Samurai Biru membuka celah. Menit ke-10, Machino nyaris membuka skor lewat sundulan yang masih melayang di atas mistar.
Tak berselang lama, Jepang akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-15. Kamada, tanpa kawalan berarti, menyundul bola hasil umpan Mito ke gawang Emil Audero. Sebuah koordinasi antarlini yang buruk memberi ruang leluasa bagi Kamada.
Empat menit kemudian, Kubo memperlebar jarak. Berawal dari sepak pojok, ia menembak dari sisi kiri, bola ditepis Emil, namun Kubo sigap menyambar bola liar dan menjadikannya gol kedua bagi Jepang.
Badai cedera kembali menghantam Indonesia. Kevin Diks harus ditarik keluar menit ke-27 dan digantikan Yakob Sayuri. Namun malang, Yakob pun hanya bertahan 15 menit sebelum turut ditarik keluar karena cedera. Marselino Ferdinan kemudian masuk, memaksa perombakan formasi. Yance Sayuri diposisikan sebagai bek sayap, Beckham mengisi sayap kanan, dan Marselino di sisi kiri.
Menjelang turun minum, Kubo hampir mencetak gol keduanya lewat sontekan cungkil, namun bola masih melebar. Jepang menutup babak pertama dengan skor 3-0 setelah Kamada mencetak gol keduanya. Ia melewati tiga pemain bertahan Indonesia sebelum mengakhiri aksinya dengan cungkilan elegan melewati Emil.
Babak kedua, pelatih Hajime Moriyasu menarik Kamada dan memasukkan Keito Nakamura. Perubahan tersebut tak mengurangi intensitas serangan Jepang. Pada menit ke-53, Nakamura melewati Emil, tapi tendangannya melayang tinggi.
Gol keempat lahir pada menit ke-55. Kerja sama apik Machino dan Morishita menghasilkan gol debut untuk Morishita. Empat menit berselang, giliran Machino yang mencatatkan gol setelah sebelumnya menyumbang dua assist.
Emil sempat menggagalkan dua peluang emas Jepang pada menit ke-66 dan 74. Namun ia tak kuasa menghadang tembakan jarak dekat Mao Hosoya pada menit ke-80. Gol itu memastikan kemenangan telak 6-0 bagi tim tuan rumah.
Pelatih Patrick Kluivert mencoba menyegarkan tim lewat beberapa pergantian pemain: Ricky Kambuaya (46′), Shayne Pattynama (59′), dan Stefano Lilipaly (60′). Namun, perubahan strategi itu tak membuahkan hasil signifikan.
Kemenangan ini mempertegas superioritas Jepang atas Indonesia dalam dua tahun terakhir, usai sebelumnya menang 3-1 di Piala Asia 2023 dan 4-0 di Gelora Bung Karno pada pertemuan pertama babak ketiga.
Jepang menutup fase grup dengan sempurna: memuncaki klasemen dengan 23 poin, mencetak 30 gol, dan hanya kebobolan tiga kali—mereka tampil sebagai tim tersubur dan terkuat di Grup C.
Indonesia finis di peringkat keempat dengan 12 poin hasil dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan. Total sembilan gol dilesakkan, sementara 20 kali kebobolan menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad Garuda.
Susunan Pemain:
Jepang:
Keisuke Osako (GK), Kota Takai, Ryoya Morishita (Mao Hosoya 69′), Ayumu Seko, Kaishu Sano, Wataru Endo, Takefusa Kubo (C) (Ryunosuke Sato 69′), Shunsuke Mito (Kodai Sano 61′), Daichi Kamada (Keito Nakamura 46′), Shuto Machino (Kota Tawaratsumida 78′), Junnosuke Suzuki.
Pelatih: Hajime Moriyasu.
Indonesia:
Emil Audero (GK), Kevin Diks (Yakob Sayuri 27′ / Marselino Ferdinan 42′), Mees Hilgers, Justin Hubner, Yance Sayuri, Thom Haye, Joey Pelupessy (Stefano Lilipaly 60′), Beckham Putra (Ricky Kambuaya 46′), Dean James (Shayne Pattynama 59′), Ole Romeny.
Pelatih: Patrick Kluivert.












