KabarIndonesia.id — Tiga Pekerja jembatan yang jatuh ke Sungai Tarailu, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ternyata tidak safety.
Hal itu dikatakan Kasi Humas Polresta Mamuju, IPDA Herman Basir saat di konfirmasi melalui telpon, Senin(28/7).
Herman mengatakan, 1 orang pekerja yang berhasil di temukan atas nama Fikri. Sementara 2 lainnya atas nama Angga dan Sapri belum ditemukan.
3 pekerja tersebut bekerja di PT Surya Mandiri Perdana yang pada saat kejadian sementara melakukan pengecatan besi jembatan Tarailu.
“Jadi penyebabnya itu kan dia sementara melakukan pengecatan pada besi jembatan, yang menjadi tempati berdiri itu bambu panjang yang dibentangkan kemudian diikat dari besi jembatan itu,”katanya.
“Jadi tergantung, bambu itu tergantung kemudian disitulah dia berdiri. Terus dari tempat pijakan nya ini patah, 1 orang kaget terus jatuh, akhirnya jatuh semua ke 3 orang itu,”lanjutnya.
Herman mengungkapkan, 3 Pekerja tersebut tidak menggunakan tali pengaman.
“Disnaker ini harus lakukan pengecekan ke lokasi. Kalau perlu pihak pemborong dipanggil, kalau Disnaker melaporkan bisa memenuhi unsur pidana ya dipidanakan,”Ungkapnya.
Pihak kepolisian mendorong Disnaker Sulbar untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
“Saat ini Pihak kepolisian bersama warga setempat masih melakukan pencarian. Basarnas baru menuju ke lokasi sudah di hubungi,”tutupnya.












