• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Sektor Pertanian Sebaiknya Dijaga agar Berkontribusi pada Perbaikan Ekonomi

by Herlin Saddid
30 Desember 2023
Home News
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Sektor pertanian sebaiknya dijaga agar tetap berproduksi dan memberi kontribusi pada perbaikan ekonomi nasional. Bahkan ketika semua sektor terperosok akibat pandemi Covid-19, sektor pertanian tumbuh positif dan tetap berkembang dengan baik.

"Kenapa pertanian disebut bantalan? Sebab ketika semua sektor terperosok akibat pandemi Covid 19, sebaliknya, sektor pertanian tumbuh positif dan tetap berkembang secara baik. Karena itu perlu kita jaga bersama," ujar Ekonom Senior Indef, Prof. Bustanul Arifin, Jakarta, Senin (20/9).

Hal ini disampaikan Bustanul dalam diskusi Indef berjudul "Pertanian Bantalan Resesi", yang digelar melalui format webinar.

Menurutnya, Indonesia bukan tidak mungkin menjadi negara terkuat di dunia apabila sektor pertaniannya dikelola dengan baik. Apalagi pertanian terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja dan menghidupi jutaan warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Oleh karena itu, program yang digagas pemerintah (Kementerian Pertanian), kalau diadopsi oleh banyak daerah lain, maka bisa mencapai apa yang disebut dengan 5 CB (Cara Bertindak). Walaupun saya yakin, perkembangannya akan sedikit lamban, karena Covid-19 terus berkembang. Tapi lebih baik lamban daripada tidak berkembang sama sekali," katanya di kutip Suara.com

Direktur Program Indef, Esther Sri Astuti mengatakan, sektor pertanian Indonesia memang masih jauh lebih baik jika dibanding dengan negara tetangga seperti Thailand, Malayasia dan Filipina. Namun ia menyarankan, agar pemerintah mau mempelajari perkembangan sektor pertanian dari negara lain yang sudah maju, terutama dalam melakukan pengelolaanya.

"Kita bisa belajar dari Finlandia atau begara Eropa lainya yang sudah lebih dulu menggunakan teknologi. Apalagi tantangan kita saat ini adalah selalu berkaitan dengan perubahan iklim dan bencana," katanya.

Meski demikian, ia bersyukur karena Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) terus mengalami perkembangan yang baik, sehingga nilai kesejahteraan petani di tengah suasana pandemi tetap terjaga.

"NTP dan NTUP pada saat pandemi relatif meningkat, dan ini bisa menjadi strategi kedaulatan pangan kita ke depan," katanya.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi, yang diwakili sekretarisnya, Bambang Pamudji menjelaskan, langkah cepat 5 CB adalah bagian dari strategi dan arah kebijakan pertanian Indonesia dalam menjalani aktivitas produksi pasca pandemi.

"Hasilnya, NTP juli 2021 mencapai 103,48 atau naik 1,16 persen jika dibandingkan juli 2020. jadi sejak juni 2020 NTP dan NTUP dalam kondisi baik, kemudian ekspor kita juga naik dan impor kita turun," katanya.

Di sisi lain, Bambang menyebut, saat ini Kementan tengah mendorong program klaster pangan lokal dan diversifikasi pangan melalui Program Pekarangan Pangan Lestari dan Food Estate yang tersebar di sejumlah daerah.

"Kami juga berupaya menjaga ketersediaan pangan dengan memberi stimulus relaksasi KUR dan mempercepat bantuan sarana dan prasarana produktivitas, kemudian membantu petani dalam mengangkut pangan dari daerah surplus ke daerah defisit, serta melakukan kerjasama dengan penyedia jassa. Semua biayanya kami subsidi," tutupnya.

Herlin Saddid

Next Post
KabarIndonesia.ID

Tahun 2022 Kemensos mengalokasikan 94,67% Belanja Bansos

Recommended.

KabarIndonesia.ID

Inilah Jadwal Lengkap MotoGP Mandalika 2022, 18-20 Maret

30 Desember 2023
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Antam Awal April di Angka Rp1.068.000 Per Gram

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

Inilah Daftar Lengkap 13 Komisi DPR RI Dengan Mitra Kerjanya

23 Oktober 2024
Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

Kandaure Toraja: Manik-Manik yang Mengikat Makna dan Tradisi

13 Desember 2024
Ibu Rumah Tangga di Bekasi Bisa Punya Penghasilan, Caranya Bikin Onigiri dan Sushi yang Viral

Sandiaga Uno Dorong UMKM Bekasi Lewat Pelatihan Onigiri dan Sushi

9 November 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Akhir Bulan di Angka Rp1.029.000 Per Gram

30 Desember 2023
Presiden Prabowo Lantik Ketua Harian dan Anggota Dewan Energi Nasional

Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Harian, Ini Daftar Lengkap Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version