• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Kampus Internasional Gadungan Disorot Dosen IPB: Ilmu Nomor Dua, Uang Nomor Satu

by Firman Marlon
30 September 2025
Home Kabar Pilihan
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Di tengah memanasnya perdebatan publik mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, muncul suara kritis dari kalangan akademisi. Dosen IPB University, Meilanie Buitenzorgy, lewat unggahan di Facebook pribadinya, memperingatkan masyarakat agar tidak serta-merta kagum dengan gelar lulusan luar negeri.

Menurut Meilanie, tidak semua institusi pendidikan di luar negeri memiliki standar akademik ketat. Ia menyebut keberadaan universitas “abal-abal” yang lebih berorientasi bisnis ketimbang kualitas.

Meilanie menulis bahwa banyak orang tidak memahami fakta tersebut karena tidak pernah sekolah di luar negeri. Ia menyinggung praktik sejumlah kampus di Inggris yang bahkan bisa menerima mahasiswa tanpa ijazah SMP. Ia mengutip cerita akademisi University of Bristol, Prof. Dr. Surya Mahdi, tentang seorang anak Indonesia yang diterima di program Pra-Universitas meski tak punya ijazah setara SMP.

Ia menegaskan bahwa penerimaan itu bukan karena kejeniusan sang anak, melainkan murni karena kampus-kampus tersebut membutuhkan pemasukan dari orang tua yang ingin anaknya terlihat berprestasi. Menurutnya, kampus semacam itu sering memasarkan diri dengan slogan degree granting alias “universitas pasti lulus”. Bahkan, program Pathway atau Foundation di institusi seperti itu bisa diikuti siapa saja tanpa syarat akademik berarti, asalkan mampu membayar.

Sebagai perbandingan, Meilanie menegaskan bahwa universitas top dunia seperti Oxford, Cambridge, hingga NUS dan NTU di Singapura hanya menerima calon mahasiswa dengan ijazah A-Level (setara kelas 12 SMA). Ia juga menyinggung peran konsultan pendidikan yang gemar menawarkan jalur instan via media sosial, yang menurutnya justru memuluskan jalan ke kampus abal-abal.

Dalam bagian paling tajam, Meilanie melayangkan sindiran yang dinilai menyinggung pejabat tinggi Indonesia. Ia menyoroti riwayat pendidikan yang disebutnya “janggal dan inkonsisten” namun tetap bisa mengantarkan seseorang ke posisi strategis. Ia bahkan menegaskan bahwa MDIS Singapore bukan universitas.

Ia menutup analisanya dengan menyoroti peran Kementerian Pendidikan dalam menyaring ijazah dari kampus abal-abal. Namun, ia menyayangkan proses itu bisa dipolitisasi. Menurutnya, misi tersebut rusak hanya demi meloloskan sosok tertentu.

Tags: Dosen IPB UniversityMeilanie Buitenzorgy

Firman Marlon

Next Post
Aksi Solidaritas Lilin Keadilan untuk Buruh Kiba, Berharap Keadilan dalam Persidangan Gugatan PHI

Aksi Solidaritas Lilin Keadilan untuk Buruh Kiba, Berharap Keadilan dalam Persidangan Gugatan PHI

Recommended.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait

Menteri PKP Maruarar Sirait Luncurkan Pembiayaan Mikro Perumahan untuk Perangi Rentenir di Majalengka

2 Juni 2025
KabarIndonesia.ID

Jokowi : Perbaiki Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia

30 Desember 2023

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version