• Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Makassar
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
KabarIndonesia.id
  • Home
  • AI
    • Bisnis dan Ekosistem
    • Edukasi dan Masa Depan
    • Regulasi dan Etika
    • Industri dan Terapan
    • Inovasi dan Tren
  • Nasional
  • Daerah
    • Jawa Bali
    • Sumatera
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Nusa Tenggara
    • Papua
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Pajak
    • Syariah
  • Politik
  • Gaya Hidup
    • Fashion
    • Film dan Musik
    • Otomotif
    • Teknologi
  • Lainnya
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Cek Fakta
    • Video
    • Indeks
No Result
View All Result
Kabar Indonesia
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

Bapanas Usulkan Anggaran Rp16,10 Triliun Tahun 2026 untuk Perkuat Ketahanan dan Stabilisasi Pangan

by Firman Marlon
14 Juli 2025
Home Kabar Utama
Share ke FBShare ke XShare di WA

KabarIndonesia.id — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengajukan usulan anggaran sebesar Rp16,10 triliun untuk tahun anggaran 2026, guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan pelaksanaan program bantuan pangan serta stabilisasi harga berjalan lebih terencana.

“Usulan tersebut mencakup tambahan anggaran Rp16,02 triliun dari pagu indikatif yang telah ditetapkan di tahun 2026 sebesar Rp79,4 miliar,” ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Sabtu.

Ia menegaskan pentingnya perencanaan anggaran sejak awal tahun agar program tidak lagi dijalankan secara reaktif. Usulan ini disampaikan Bapanas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis (10/7).

Selama ini, menurut Arief, pengajuan anggaran untuk program bantuan pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kerap dilakukan setelah kondisi darurat terjadi di lapangan. Hal tersebut memerlukan waktu dalam proses eksekusi.

“Idealnya, program seperti SPHP sudah dianggarkan sejak awal tahun. Contohnya, berapa stok beras Bulog atau Cadangan Beras Pemerintah yang siap didistribusikan ketika harga naik,” jelas Arief.

Ia memaparkan, untuk keperluan stabilisasi harga diperlukan sekitar 1,5 juta ton beras per tahun. Sementara untuk program bantuan pangan, kebutuhan bulanan dapat mencapai 180 ribu ton. Oleh karena itu, perencanaan yang matang menjadi sangat penting.

Dengan anggaran yang sudah direncanakan sejak awal, intervensi pemerintah bisa dilakukan lebih cepat. Misalnya, jika harga beras naik lebih dari 10 persen selama tujuh hari berturut-turut, Bulog dapat segera mendistribusikan cadangan beras tanpa perlu menunggu proses persetujuan tambahan anggaran.

“Tugas kami menyampaikan usulan terbaik. Jika kemudian ada kebijakan lain yang dianggap lebih prioritas, tentu kami akan menyesuaikan. Namun, yang terpenting, kami sudah menyampaikan kebutuhan ini kepada Kementerian Keuangan, DPR, dan Menko Pangan,” tambah Arief.

Terkait SPHP, Arief menegaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog harus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas harga. Berdasarkan data per 10 Juli 2025, stok beras Bulog mencapai 4,2 juta ton, yang dinilai sangat cukup untuk keperluan intervensi.

“SPHP itu memang dirancang sebagai instrumen stabilisasi harga. Saat harga naik, stok beras Bulog harus digunakan. Begitu juga untuk bantuan pangan atau ketika terjadi bencana, cadangan ini harus selalu siap,” jelasnya.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dalam RDP tersebut menyatakan bahwa usulan anggaran Bapanas memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di masa depan.

“Besar harapan kami agar anggaran ini benar-benar dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Titiek.

Tags: Bapanas

Firman Marlon

Next Post
Sekolah Rakyat Kupang

Pemkab Kupang Targetkan Pembangunan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Dimulai Agustus 2025

Recommended.

ISI Bali Anugerahkan Penghargaan Internasional kepada Dubes Fadjroel Rachman

ISI Bali Anugerahkan Penghargaan Internasional kepada Dubes Fadjroel Rachman

14 Maret 2026
Persib vs Persijap Jadi Penentu Gelar Juara Super League 2025/26

Israel Tangkap 9 WNI di Tengah Misi Kemanusiaan Gaza

21 Mei 2026

Subscribe.

Trending.

Ketua MPR RI Ahmad Muzan

Prabowo Fokus Tata Hukum Nasional, Respons Kasus Suap Hakim Jadi Sorotan

17 April 2025
Belum Lapor SPT? Ini Cara Ajukan Perpanjangan hingga 2 Bulan

Menkeu Purbaya Akui Aktivasi Akun Coretax Mandiri Rumit, Minta DJP Perjelas Panduan

1 Januari 2026
KabarIndonesia.ID

Harga Emas Hari Ini di Angka Rp1.020.000

30 Desember 2023
BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

BMKG Bantah Narasi OMC Sebabkan Cuaca Tak Stabil dan Banjir Besar

29 Januari 2026
Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

Harga Emas Antam 23 November Naik Rp21.000, Tembus Rp1,541 Juta per Gram

25 November 2024
Kabar Indonesia

Aktual, akurat, berbasis data mengabarkan Indonesia.

Pengelola

PT. Kabar Grup Indonesia

Alamat Redaksi:
Office Park OL3.12A, The Bellagio Mall Jl. Kawasan Mega Kuningan Kav.E.4.3, Setiabudi, Jakarta Selatan
Email: info@kabarindonesia.id

Rubrik

  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Politik & Pemilu
  • Olahraga
  • Cek Fakta

Jaringan Media

  • Kabar Jawa
  • Kabar Kalimantan
  • Kabar Pekanbaru
  • Kabar Makassar
  • Kabar Sumatera
  • Kabar Sunda
  • Rujukan Desa
  • Serambi Muslim

Media Sosial

Follow Us

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kode Etik dan Pedoman Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • AI
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemilu
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Video
  • Indeks

© 2026 Kabar Indonesia - Managed by Kabar Grup Indonesia.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version